Selasa, September 07, 2010

MANTAN THEOLOLGI MENEMUKAN KEBENARAN DALA ISLAM

MANTAN THEOLOLGI MENEMUKAN KEBENARAN DALA ISLAM
Tlp 0813454038433

Sebagai mantan teologi, m.muis wetapo sangat mengetahui teori-teori yang ada dalam agama Islam. Meskipun masih beragama Kristen, muis memandang teori apa pun yang ada di Islam sangat benar. Islam pun, mampu menceritakan peradaban dunia dari yang lalu sampai sekarang. Bahkan, agama Kristen diceritakan pula dalam Islam.

Namun, menurut pria kelahiran papua 03-08-1987 ini, yang paling membuatnya tunduk patuh hingga memutuskan untuk masuk Islam pada oktober 2003-2004 adalah Islam menunjuk satu individu yang sangat tepat untuk menyebarkan ajarannya. ''Ada satu individu yang membuat saya tunduk dan patuh saya buta huruf tidak bias membaca al Qur’an tapi bisa menyusun Al-Qur'an secara sistematis,'' ujar pria yang mengganti namanya menjadi muh muis wetapo setelah memeluk agama Islam itu kepada Republika.

Menurut mamanya santi yang mengganti namanya menjadi nurul setelah memeluk Islam itu, dirinya masuk agama Islam karena dari sistematika teori Islam sudah benar. Sebagai akademisi, kata dia, dirinya pun berpikir orang yang sudah memilih teori yang benar saja bisa salah, apalagi yang tidak memiliki teori yang benar. ''Orang Islam yang sudah memiliki teori yang benar saja bisa salah, apalagi yang tidak memiliki teori yang benar. Jadi, saya mengakui Islam secara teori dan spiritual,''

Ketertarikan muis untuk masuk Islam, sebenarnya sudah ada sejak kecil, saat berumur sekitar 14 tahun. Pada usia itu, diriku sudah ke masjd karena tertarik melihat banyak orang Islam menggunakan pakaian seperti yang digambarkan di agamanya, yaitu baju ikhram. Selain itu, dirinya pun sangat tertarik dengan gendang yang suka dimainkan di masjid-masjid.

''Saya hanya berani ke masjid satu kali saja karena ketahuan dan dipukul sampai babak belur oleh bapak saya. Kalau nekad ke masjid lagi, saya takut bapak saya yang seorang tentara akan menggantung saya,'' ujar pria yang memiliki hobi bermain gendang ini.

Namun, sambung pria yang pernah menjabat staf Missionries Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong tahun 200 0-2004 ini, dari sekian kejadian yang mendorongnya untuk memeluk Islam adalah pengalaman spiritual yang dialaminya. ”Suatu hari, saya bertemu dengan seorang penjual ikan, di rumah lama kompleks bogor puncak , Kelurahan cipanas Tolitoli,” ia memulai kisahnya.

silahkan komentar ...wassalamualaikum wrwb.


Menurut Muh. Muis Al-Quran adalah firman Allah yang berisi sumber keselamatan
dunia dan akhirat. “Al-Quran adalah kitab suci Allah yang mengandung sumber kehidupan dan keselamatan dunia dan akhirat,” tegasnya.
Hal itu sangat berbeda di teologi Kristen. Saya mengatakan, dalam Kristen ada 66 kitab, 39 perjanjian lama dan 27 perjanjian baru. Dan semua alkitab itu, telah diubah sesuai kepentingan.
“Seperti 27 alkitab perjanjian baru itu, 95 persen takhayul dan omong kosong. Sedang hanya 5 persen yang sesuai Al-Quran,” tegasnya.
Dari situlah saya melihat, content alkitab diubah-ubah sesuai kepentingan politis. Dan baginya hal itu sangat ironis, mengingat alkitab merupakan firman tuhan.

“Masa al-kitab kok diubah-ubah,” ujarnya. Karena faktor itulah, dia berani mengambil kesimpulan jika orang Kristen sesat dan masuk neraka. “Karena al-kitab mereka itulah, mereka sesat, dan masuk neraka,” tegasnya.
Tak tanggung-tanggung, kesimpulan yang terkesan provokatif itu dia bukukan. Judulnya “Surga Injilku ternoda ” dan buku tersebut merupakan yang pertama tentang alasan memilih Islam.

Meski terkesan provokatif, menurut saya , tak takut menyinggung atau kena intimidasi orang Kristen.
“Jika mereka tak terima silakan complain, mari kita berdebat,” tegasnya. Meski demikian, hingga kini belum ada pendeta yang mau berdebat dengan saya
Menjadi Muslim merupakan hal paling indah bagi saya , meski secara ekonomi sangat jauh ketika dulu menjadi missionaries

saya mengatakan, ketika menjadi missionaries kenikmatan apapun pernah dirasakan. Terlebih uang, tak terhitung jumlahnya. Namun itu semua tak membuatnya bahagia. Justru waswas dan merasa ada yang salah.
Sekarang, meski hidup seadanya, bahkan di awal sempat beberapa hari menjadi pengamen justru kebahagiaan yang dirasa.
“Sungguh saya merasa sangat bahagia menjadi muslim,” ungkapnya, yang disambut takbir para jamaah.

Tidak ada komentar:

Hidup ini indah jadi jalani saja apa yang Telah di berikan oleh tuhan, memang kamu nga bs lupakan