ingat berapa lama kita tak menangis
jika seluruh jari yang telah terkubur masih mampu menghitung waktu
maka akan kujadikan sebagai saksi
untuk setiap tetes airmata yang tertumpah melengkapi tragedinya
aku tau sesuatu telah lepas, mungkin akan hilang
hanya dengan kekuatan mukjizat yang turun bersama rintik hujan
suatu hari nanti akan kurenggut bersama sejarah dunia
lalu mengabadikan kenangan kita
maukah mengatakanatakan padaku
juga padanya untuk merubah dunia
sekarang atau esok, pasti menemukannya
atau
tidak sama sekali tanpa keyakinan diri sendiri
oh hujan
jika sumpah tak seiring dalam serapah
sadarlah bahwa harapan bertaburan doa doa
maka kuyakin hujan menjadi syair rindu untuk meminang bahagia
atau bisa berbalik tanpa mengenalmu secuilpun
jangan seperti mereka
ibarat sandal dan sepatu yang ingin menjadi topi
menginjak hujan atau diterpa hujan
serapah terjepit oleh keinginan yang tak mungkin dapat dirubah hanya dengan menanti hati mengikis
dusta cinta ada pada kata yang dipertaruhkan saat hati melemah
mengenangku dalam hujan
berarti membaca syair untukku, karena kutau kau sedang merindukan serapahku
seprti aku yang menjelma hujan dan selalu menerima sumpah serapah
hanya secuil harapan dalam kekuatan doa
aku tau..aku mencintamu betapa begitu aku menginginkanmu apapun itu.. aku tak mampu ungkap semua rasa itu padamu karena aku tak kan pernah mampu khianati cintaNya padaku aku memang merindumu tapi rinduku padaNya lebih menggebu aku memang ingin selalu bersamamu tapi nyatanya Dia yang tak pernah tinggalkanku kau juga tau.. pandanganku tak pernah ingin lepas darimu namun begitu tak pernah sedetikpun Dia palingkan pandangaNya dariku aku memang mencintamu tapi menjadi kekasihNya.. itu tujuanku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar