MENJELANG persiapan praPorda pertengahan Okjober mendatang. Pengcab Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABSI) Kabupaten Bogor mengoptimalkan latihan para atletnya. Pelatih PABSI Kabupaten Bogor Mulyono mengatakan persiapan yang dilakukan menghadapi praPorda mendatang berupa latihan rutin yang dilakukan lima kali dalam seminggu, dimulai pukul 16:30 sampai 19:00. "Bulan puasa dan hari biasa sama saja waktunya, tidak berubah," kata Mulyono. la menjelaskan, sesi latihan yang dilakukan untuk pemantapan tehnik dan power para atlet saat bertanding nantinya. Latihan puncaknya sendiri sudah mulai dilakukan Agustus sampai September 2009. "Tehnik dan power para atlet harus lebih ditingkatkan lagi menjelang praporda,"jelasnya. Rencananya, untuk atlet yang akaii diturunkan pada pra Porda nanti' sebanyak 12 orang, yang dibagi dalam beberapa kelas. Angkat besi menerjunkan 10 atlet, di antaranya, Ines, Nurul, Fitrian, Yuyung, Cacano, Rokhmat, Rohkim, Rahmat, Ahmad, dan Dodi. Sedangkan kelas angkat berat dua orang yakni, Risman dan Andi. Menurutnya, selama ini tidak ada kendala yang dihadapi, hanya masalah anggaran menu makanan dan multivitamin yang harus .dikonsumsi atlet. Karena sampai saat ini dana tersebut belum keluar. "Tapi semua itu tidak menjadi kendala serius bagi pengcab PBSI, latihan akan terus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang optimal," pungkasnya.
Kiper Belum Memuaskan Cetak
Thursday, 03 September 2009
SELAIN masalah stamina pemain,Persikabo juga mengalami kendala pada posisi kiper. Hingga saat ini, dan tiga kiper yang dimiliki yakni Arik, Edi Kumia dan Sahari Gultom, belum memnunjukan kemampuan maksimal. Pengurus bidang pelatih Pengcab PSSI Kabupaten Bogor Rony Toisuta mengatakan, penjaga gawang Persikabo masih dibawah standar, terlihat dari kesekian kali latihan dan uji tanding, kiper masih sering melakukan kesalahan. la menjelaskan, seharusnya penjaga gawang yang akan berlaga di liga super bisa iebih handal. "Yang menjadi pertanyaan apakah manajemen kurang teliti memilih kiper, padahal ini untuk bermain di liga super," tutur Rony. Menurutnya, kemampuan dan mental penjaga gawang laskar pajajaran saat ini masih lemah. Kondisi itu dapat membuat pemain lainnya khawatir terutama gelandang. "Pemain gelandang bisa menjadi kurang percaya diri karena pejaga gawang kurang sigap dan cekatan," katanya. Rony mengatakan, pada sesi latihan saja penjaga gawang belum menunjukan hasil yang memuaskan. Penampilannya terus menurun. "Seharusnya dalam sesi latihan semua para pemain menunjukan permainan yang terbaik," tandasnya. la menambahkan, jika kondisi itu terus dibiarkan, peluang Persikabo masuk ke liga super akan sulit. "Penampilan penjaga gawang kurang maksimal dan selalu saja melakukan kesalahan yang sama," tegasnya. Ya, berdasarkan pantauan kiper masih sering melakukan kesalahan, baik dalam sesi latihan maupun pertandingan. Padahal porsi latihan kiper dilakukan setiap hari bersama pemain lain. Tapi kenyataannya, kualitas dari para penjaga gawang masih di bawah standar. Pelatih Kiper Persikabo Tri Mardi menambahkan, para penjaga gawang sudah diberikan latihan secara optimal sesuai instruksikan. Tapi menurutnya, belum ada penjaga gawang.yang terlihat menonjol. "Kita sudah berupaya sebaik mungkin untuk menjadikan para penjaga gawang ini profesional, namun semua itu butuh waktu tidak bisa sekaligus langsung jadi," pungkasnya.
a
aku tau..aku mencintamu betapa begitu aku menginginkanmu apapun itu.. aku tak mampu ungkap semua rasa itu padamu karena aku tak kan pernah mampu khianati cintaNya padaku aku memang merindumu tapi rinduku padaNya lebih menggebu aku memang ingin selalu bersamamu tapi nyatanya Dia yang tak pernah tinggalkanku kau juga tau.. pandanganku tak pernah ingin lepas darimu namun begitu tak pernah sedetikpun Dia palingkan pandangaNya dariku aku memang mencintamu tapi menjadi kekasihNya.. itu tujuanku